Jakarta - Snowbay Waterpark TMII: Dari Taman Air Terfavorit Hingga Hanya Kenangan

Sabtu, 29 November 2025

    Bagikan:
Penulis: Busrain Buraidah
Pandemi COVID-19 menjadi pukulan telak yang mengakhiri operasional Snowbay Waterpark, menghilangkan salah satu tempat pelarian favorit warga Jakarta dari panasnya ibu kota selama lebih dari satu dekade. (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta - Snowbay Waterpark di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) selama bertahun-tahun menjadi destinasi wisata air yang paling dicintai, terutama oleh keluarga dan anak-anak. Dengan wahana andalannya seperti seluncuran Hurricane dan Cool Running, tempat ini tidak pernah sepi pengunjung setiap akhir pekan . Suasana ceria dan riuh rendah pengunjung menikmati wahana air telah menjadi pemandangan biasa.

Taman seluas 3 hektar yang diresmikan pada 19 April 2009 ini awalnya dirancang sebagai taman rekreasi petualangan berkelas dunia berkonsep pegunungan salju . Investasi yang tidak sedikit ditanamkan untuk menciptakan pengalaman berwisata air yang tak terlupakan bagi pengunjungnya. Banyak kenangan indah tercipta di kolam renang dan seluncuran airnya.

Namun, badai pandemi COVID-19 yang melanda dunia pada 2020 membawa malapetaka. Kebijakan physical distancing dan pembatasan kegiatan masyarakat membuat tempat ini tidak bisa beroperasi. Ditambah dengan pengambilalihan TMII oleh pemerintah, nasib Snowbay Waterpark semakin tidak menentu .

Setelah penutupan, kondisi fisik Snowbay Waterpark memburuk dengan cepat. Pintu masuk, loket tiket, dan area penitipan barang terbengkalai. Kolam-kolonam renang yang dulu jernih dibiarkan mengering dan keruh, menciptakan pemandangan yang menyedihkan . Keadaan ini sangat kontras dengan kesibukan dan keceriaan yang pernah ada.

Kini, tanah dimana Snowbay Waterpark pernah berdiri telah berubah wujud. Dalam rangka revitalisasi TMII, bekas area taman air ini telah dirubuhkan dan diubah menjadi gedung parkir terpusat . Keputusan ini sekaligus menandai babak akhir dari sejarah salah satu taman air paling ikonik di Jakarta.

Fenomena tutupnya Snowbay Waterpark mengajarkan betapa rentannya bisnis pariwisata terhadap guncangan eksternal, termasuk pandemi. Tidak adanya pendapatan selama berbulan-bulan terbukti menjadi beban finansial yang terlalu berat untuk ditanggung, meski untuk tempat wisata sekaliber Snowbay sekalipun.

Snowbay Waterpark kini hanya hidup dalam kenangan dan foto-foto lama di media sosial. Hilangnya tempat ini menjadi kehilangan besar bagi landscape wisata keluarga di Jakarta, meninggalkan nostalgia akan masa-masa di mana bersenang-senang di kolam renang adalah hiburan sederhana yang paling dinantikan.

(Busrain Buraidah)

Baca Juga: Makanan Pemicu GERD Yang Perlu Dihindari Untuk Kesehatan Lambung
Tag

    Bagikan:

Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.