Kolaborasi ABG Percepat Hilirisasi Inovasi Kesehatan Indonesia
Kolaborasi Academic-Business-Government (ABG) atau triple helix menjadi kunci dalam mempercepat hilirisasi inovasi produk kesehatan di Indonesia. Badan POM melalui Gebyar ABG memfasilitasi sinergi strategis antara tiga pilar penting ini.
Dalam model kolaborasi ini, akademisi berperan dalam penelitian dan pengembangan, pelaku usaha menangani komersialisasi, sementara pemerintah memberikan regulasi dan dukungan kebijakan. Sinergi ini menciptakan alur yang efektif dari ide hingga produk jadi.
"Kolaborasi ABG adalah solusi tepat untuk mengakselerasi inovasi kesehatan. Ketiga pihak saling melengkapi dan memperkuat," tegas Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik Badan POM.
Melalui forum ini, peneliti dari universitas dapat bertemu langsung dengan industri yang tertarik mengembangkan produknya. Pemerintah hadir memberikan kepastian regulasi dan kemudahan dalam proses registrasi produk.
Hasil yang diharapkan adalah terciptanya produk-produk kesehatan inovatif yang lahir dari riset dalam negeri, sekaligus mengurangi ketergantungan pada produk impor.