Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat Indonesia, sejalan dengan prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas dan kompetitif.
Dalam pernyataan pers yang diterima di Jakarta pada hari Kamis, Wapres menyampaikan pesan tersebut saat meninjau pembangunan fasilitas pendidikan di Kabupaten Serang, Banten, yaitu Universitas Syekh Nawawi Banten (USNB).
Wapres Gibran didampingi oleh pejabat terkait, termasuk Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Gubernur Banten Andra Soni, dan Rektor USNB Siti Haniatunnisa, untuk memastikan bahwa progres pembangunan kampus tersebut berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
Ia mendengarkan penjelasan mengenai perkembangan proyek pembangunan kampus dan juga melihat beberapa area yang telah selesai dalam proses pembangunan.
Wapres menekankan pentingnya perluasan akses pendidikan agar seluruh masyarakat, termasuk yang berada di daerah terpencil, memiliki kesempatan yang setara untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas.
Pembangunan infrastruktur pendidikan, seperti Universitas Sains dan Teknologi Banten (USNB) yang terletak di ujung barat Pulau Jawa, memerlukan dukungan fasilitas yang memadai serta tenaga pengajar yang berkualitas.
Wakil Presiden juga menginstruksikan kepada pemerintah daerah setempat agar berperan aktif dalam mendukung penyelesaian pembangunan universitas ini, seperti yang disampaikan oleh Gubernur Banten, Andra Soni.
"Baru saja, Wapres memberikan arahan untuk bersama-sama memberikan dukungan dari Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten dalam pembangunan USNB," ungkap Gubernur Banten, Andra Soni.
Wakil Presiden mengharapkan USNB dapat berfungsi sebagai pilar utama dalam pengembangan sumber daya manusia di Banten dan sekitarnya.
Dengan demikian, keberadaan universitas ini diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap memberikan kontribusi dalam pembangunan nasional di berbagai sektor, sejalan dengan misi Astacita Presiden Prabowo Subianto.
Pembangunan USNB telah dimulai pada bulan Juni 2024 dan ditargetkan selesai pada bulan April 2025. Proyek yang bernilai Rp159,99 miliar ini mencakup pembangunan gedung rektorat, gedung fakultas, masjid, rumah pompa, dan power house, dengan progres yang telah mencapai 82 persen.
Dari total luas lahan seluas 10,02 hektare, area yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan mencakup 2,83 hektare.