YOGYAKARTA - Menyambut penunjukan sebagai bandara embarkasi haji, Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) melakukan persiapan infrastruktur dan fasilitas secara menyeluruh. Area khusus check-in haji telah disiapkan di terminal keberangkatan internasional dengan kapasitas yang memadai untuk menampung 26 kloter jamaah haji.
Ruang tunggu eksklusif untuk jamaah haji juga telah disiapkan dengan kapasitas yang cukup besar. Ruangan ini dilengkapi dengan fasilitas yang nyaman mengingat jamaah haji sebagian besar merupakan kelompok lansia yang membutuhkan kenyamanan ekstra selama menunggu waktu penerbangan. Kursi yang ergonomis dan pendingin ruangan yang optimal menjadi prioritas dalam penyiapan ruang tunggu ini.
Fasilitas ibadah di bandara juga mengalami peningkatan kapasitas dan kualitas. Mushola dan tempat wudhu diperluas dan dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung yang memadai. Penambahan alas sajadah, Al-Qur'an, dan buku doa juga dilakukan untuk mendukung kebutuhan spiritual jamaah sebelum keberangkatan.
Fasilitas kesehatan di bandara ditingkatkan dengan menambah tenaga medis dan peralatan kesehatan yang lebih lengkap. Klinik bandara akan beroperasi 24 jam selama masa pemberangkatan haji dan dilengkapi dengan obat-obatan dasar serta peralatan emergency untuk mengantisipasi keadaan darurat kesehatan yang mungkin dialami jamaah.
Sistem pendingin ruangan di seluruh area yang akan dilalui jamaah haji juga diperiksa dan ditingkatkan kapasitasnya. Mengingat musim keberangkatan haji yang bertepatan dengan musim kemarau, kenyamanan termal menjadi salah satu fokus perhatian manajemen bandara dalam menyambut kedatangan jamaah haji.
Seluruh fasilitas umum di bandara juga mengalami penyesuaian untuk memudahkan aksesibilitas jamaah haji. Tanda-tanda petunjuk arah diperbanyak dan dibuat dengan huruf yang lebih besar, sedangkan pedestrian dan akses kursi roda disempurnakan untuk memudahkan pergerakan jamaah yang memiliki mobilitas terbatas.