Menyikapi Harga Tiket Pesawat Yang Masih Tinggi Menjelang Liburan Sekolah

Kamis, 20 Juni 2024

    Bagikan:
Penulis: Adam Naufal
(Gambar: lionair.co.id)

Meskipun telah dijanjikan bahwa harga tiket pesawat akan turun pada pertengahan tahun 2024, namun kenyataannya harga tiket pesawat masih mahal menjelang liburan sekolah. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menanggapi hal ini dengan mengatakan bahwa rencana penambahan jumlah pesawat untuk menekan harga transportasi tersebut baru dijadwalkan pada pertengahan tahun.

"Sebagian dari penambahan penerbangan tersebut terutama terjadi di Indonesia Bagian Timur, seperti yang telah diumumkan sebelumnya," ujar beliau setelah konferensi pers mingguan di kantor Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Jakarta, pada hari Rabu, 19 Juni 2024. "Namun, penambahan jumlah penerbangan secara keseluruhan belum dilakukan."

Menurut Menparekraf, terjadi peningkatan sekitar 10 persen dalam kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) ke Bali, meskipun jumlah penerbangan mengalami penurunan sekitar 20 persen. Menurut beliau, hal ini menunjukkan peningkatan load factor, dan harga tiket yang tinggi ini belum berhasil mengurangi minat orang untuk berwisata.

Sandi menyambung, "Namun, keluhan mengenai harga tiket pesawat yang tinggi ini sangat kami dengar, dan kami terus berupaya agar ada tindak lanjut segera." Menurut Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Kemenparekraf Nia Niscaya, ia berharap harga tiket pesawat yang tinggi tidak menghalangi minat untuk berwisata.

"(Orangtua) dapat memilih destinasi yang lebih dekat. Misalnya, jika ingin ke pantai, kami merekomendasikan Kepulauan Seribu, karena orang yang berlibur ke Bali biasanya menikmati budaya, tetapi juga pantai. Tidak kalah menarik, Kepulauan Seribu juga menawarkan akses yang lebih mudah dan beragam pilihan," jelasnya.

Nia menambahkan bahwa kebun binatang masih akan tetap menjadi destinasi liburan favorit untuk liburan sekolah, karena pengunjungnya kebanyakan adalah keluarga. Untuk mendukung hal tersebut, pihaknya juga menjalin kerja sama dengan agen perjalanan online (OTA) dan kereta api untuk menyediakan paket liburan dan berbagai promosi menarik.

(Adam Naufal)

Baca Juga: Bandara Melbourne Kacau Akibat Kebakaran Di Terminal Qantas

    Bagikan:

Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.